4 Perkara Syarat agar Syahadah Kita Sah

Semua Muslim selalu mengucapkan Syahadat dalam shalatnya setiap hari. Artinya, tidak ada seorang pun di antara kita yang bisa lepas dari pengakuan iman kita terhadap Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Syahadat itu terbahagi kepada dua bahagi yaitu Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul. Kepercayaan terhadap Tauhid berarti kita telah menyaksikan bahwa tidak ada tuhan selain Allah SWT. Nyatakan keesaan Allah dan yakinlah bahwa Dialah satu-satunya Tuhan yang harus disembah dan tidak ada persekutuan dengan-Nya.

Syahadat Rasul yaitu Kesaksian Risalah mempunyai makna  kesaksian kita kepada Muhammad bin Abdullah, Hamba dan Utusan Allah. Kami mengakui dan berjanji bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Utusan yang sejati.

Ini Lafadh Kalimat syahadat :

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Agar sah dan diakui oleh syariat syahadat kita itu, ada 4 perkara yaitu :

1. Diketahui

Syarat yang pertama yaitu diketahui, artinya bahwa setiap kalimat syahadat yang kita baca harus benar-benar kita yakini terhadap apa yang kita baca. Dalam konteks ini maksudnya yaitu kalimat atau lafadh syahadat tersebut. Apabila kita hanya membaca sekedar membaca, dan tanpa kita kita mengetahui makna yang tersirat dan yang tersurat di dalam kalimat syahadat tersebut, maka syahada kita tidak sah, berbeda dengan orang yang baru masuk islam (muallaf)

2. Diiqrarkan

Syarat yang kedua yaitu diiqrarkan, artinya kalimat atau lafadh syahadat tersebut harus kita baca dengan lidah, tidak boleh dibaca didalam hati. Apabilan kita baca didalam hati maka tidak dinamakan iqrar termasuk dalam shalat ketika tasyahud awal atau pada tasyahud akhir. Diiqrarkan atau dibaca dengan ada suara merupakan syarat sah dalam shalat, maka dari itu diiqrarkan merupakan salah satu syarat sahnya syahadat kita.

3. Ditashdiqkan

Syarat yang ketiga yaitu ditashdiqkan, artinya kalimat atau lafadh syahdat itu harus benar-benar kita yakini dengan hati yang bersih, dengan hati yang tiada keraguan terhadap arti dan makna yang terkandung di dalam lafadh syahadat yang kita baca.

4. Diamalkan

Syarat yang terakhir yaitu diamalkan, artinya setiap apa saja yang telah disyariatkan kepada kita baik itu Shalat lima waktu, berpuasa, memberi zakat, naik haji bagi orang yang mampu. Semua itu wajib kita amalkan dan kita kerjakan dengan benar sesuai dengan syariat yang Allah wahyukan kepada Rasul Kita Muhammad SAW. Dan juga mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad melalui hadist-hadist beliau.

Demikian 4 Perkara Syarat agar Syahadah Kita Sah, mohon kita perhatikan dengan benar-benar, karena kalau syahdat kita tidak sah, maka kita termasuk orang-orang yang ingkar terhadap Allah dan Rasul-Nya. Mudah-mudahan kita termasuk dan tergolong orang-orang yang selalu mengikuti segala perintah Allah dan Rasul-Nya. Amiin ya Rabbal 'Alamin.

Penulis : Tgk Nazaruddin

Editor : Admin Blog

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url